PATOLOGI ATAU PENYAKIT SKOLIOSIS LENGKAP KEPERAWATAN

frenssss, ketemu lagi sama saya KETUT BAYU PARWATA, KLIK NAMA Q UNTUK LIHAT PROFIL LENGKAP saya akan selalu berusaha menyajikan informasi-informasi yang menarik, dan pastinya bermanfaat bagi kalian, dan u gx usah kwatir atau gx pecaya ma mterinya.... sebab saya membuat postingan hanya dari buku-buku sumber yang sudah paten dan baku atau yang dapat dipercaya kesahan.nya...... jadi gx mungkin sampe nyamplirrrr.......
Kali ini saya akan berbagi ilmu tentang PENYAKIT ATAU PATOLOGI SKOLIOSIS. sebelumnya di Ilmu Penyakit Saya Juga Pernah Posting tentang:PATOLOGI ATAU PENYAKIT FILARIASIS(kaki Gajah).
Okeh deh langsung ke intinya tentang penyakit SKOLIOSIS:

Definisi
Skoliosis merupakan pembengkokan kearah samping dari tulang belakang yang merupakan suatu deformitas (kelainan) daripada suatu penyakit
Gejala Klinis
Dari riwayat penyakitnya, pertama-tama tidak dikeluhkan adanya nyeri. Biasanya skoliosis baru disadari oleh orangtua ketika anak beranjak besar, yaitu terlihat keadaan bahu yang tidak sama tinggi, tonjolan skapula yang tidak sama, atau pinggul yang tidak sama. Pada keadaan ini, biasanya derajat pembengkokan kurva sudah lebih dari 30 derajat.
Pada pemeriksaan fisis, dapat dilakukan beberapa pemeriksaan, antara lain :
* Berdiri tegak, untuk melihat adanya :
o Asimetri bahu, leher, tulang iga, pinggul, skapula
o Plum line (kesegarisan antara leher dan pinggul)
o Body arm distance (jarak antar lengan dengan badan)
* Membungkuk, untuk melihat adanya :
o Rotasi (perputaran dari tulang punggung)
o Derajat pembungkukan (kifosis)
* Mengukur perbedaan panjang tungkai bawah (leg length discrepancy)
* Mencari :
o Kelenturan sendi
o Sinus-sinus pada kulit
o Hairy patches
o Palpable midline defects
Penatalaksanaan
Tujuan dilakukannya tatalaksana pada skoliosis meliputi 4 hal penting :
1. Mencegah progresifitas dan mempertahankan keseimbangan
2. Mempertahankan fungsi respirasi
3. Mengurangi nyeri dan memperbaiki status neurologis
4. Kosmetik
Adapun pilihan terapi yang dapat dipilih, dikenal sebagai “The three O’s” adalah :
1. Observasi
Pemantauan dilakukan jika derajat skoliosis tidak begitu berat, yaitu <25o pada tulang yang masih tumbuh atau <50o pada tulang yang sudah berhenti pertumbuhannya. Rata-rata tulang berhenti tumbuh pada saar usia 19 tahun.
Pada pemantauan ini, dilakukan kontrol foto polos tulang punggung pada waktu-waktu tertentu. Foto kontrol pertama dilakukan 3 bulan setelah kunjungan pertama ke dokter. Lalu sekitar 6-9 bulan berikutnya bagi yang derajat <20 dan 4-6 bulan bagi yang derajatnya >20.
2. Orthosis
Orthosis dalam hal ini adalah pemakaian alat penyangga yang dikenal dengan nama brace. Biasanya indikasi pemakaian alat ini adalah :
* Pada kunjungan pertama, ditemukan derajat pembengkokan sekitar 30-40o
* Terdapat progresifitas peningkatan derajat sebanyak 25 derajat.
Jenis dari alat orthosis ini antara lain :
* Milwaukee
* Boston
* Charleston bending brace
Alat ini dapat memberikan hasil yang cukup signifikan jika digunakan secara teratur 23 jam dalam sehari hingga 2 tahun setelah menarche.
3. Operasi
Tidak semua skoliosis dilakukan operasi. Indikasi dilakukannya operasi pada skoliosis adalah :
* Terdapat progresifitas peningkatan derajat pembengkokan >40-45 derajat pada anak yang sedang tumbuh
* Terdapat kegagalan setelah dilakukan pemakaian alat orthosis
* Terdapat derajat pembengkokan >50 derajat pada orang dewasa
Penyebab
A. Nonstruktural : Skoliosis tipe ini bersifat reversibel (dapat dikembalikan ke bentuk semula), dan tanpa perputaran (rotasi) dari tulang punggung
a. Skoliosis postural : Disebabkan oleh kebiasaan postur tubuh yang buruk
b. Spasme otot dan rasa nyeri, yang dapat berupa :
(i) Nyeri pada spinal nerve roots : skoliosis skiatik
(ii) Nyeri pada tulang punggung : dapat disebabkan oleh inflamasi atau keganasan
(iii) Nyeri pada abdomen : dapat disebabkan oleh apendisitis
c. Perbedaan panjang antara tungkai bawah
(i) Actual shortening
(ii) Apparent shortening :
1. Kontraktur adduksi pada sisi tungkai yang lebih pendek
2. Kontraktur abduksi pada sisi tungkai yang lebih panjang
B. Sruktural : Skoliosis tipe ini bersifat irreversibel dan dengan rotasi dari tulang punggung
a. Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) : 80% dari seluruh skoliosis
(i) Bayi : dari lahir – 3 tahun
(ii) Anak-anak : 4 – 9 tahun
(iii) Remaja : 10 – 19 tahun (akhir masa pertumbuhan)
(iV) Dewasa : > 19 tahun
b. Osteopatik
(i) Kongenital (didapat sejak lahir)
1. Terlokalisasi :
a. Kegagalan pembentukan tulang punggung (hemivertebrae)
b. Kegagalan segmentasi tulang punggung (unilateral bony bar)
2. General :
a. Osteogenesis imperfecta
b. Arachnodactily
(ii) Didapat
1. Fraktur dislokasi dari tulang punggung, trauma
2. Rickets dan osteomalasia
3. Emfisema, thoracoplasty
c. Neuropatik
(i) Kongenital
1. Spina bifida
2. Neurofibromatosis
(ii) Didapat
1. Poliomielitis
2. Paraplegia
3. Cerebral palsy
4. Friedreich’s ataxia
5. Syringomielia
Skoliosis Idiopatik
Karena skoliosis idiopatik merupakan sebagian besar dai keseluruhan skoliosis, maka akan dibahas lebih rinci.
Insidens dan Penyebab
* 0,5% dari seluruh populasi menderita skoliosis idiopatik
* Penyakit ini dapat diturunkan secara familial
* Pola pembengkokan (kurva) dapat berupa :
o Thoracic
o Thoracolumbar
o Lumbar
o Gabungan antara thoracic dan lumbar
Pemeriksaan Tambahan
* Pemeriksaan dasar yang penting adalah foto polos (roentgen) tulang punggung yang meliputi :
o Foto AP dan lateral ada posisi berdiri : foto ini bertujuan untuk menentukan derajat pembengkokan skoliosis
o Foto AP telungkup
o Foto force bending R and L : foto ini bertujuan untuk menentukan derajat pembengkokan setelah dilakukan bending
o Foto pelvik AP
* Pada keadaan tertentu seperti adanya defisit neurologis, kekakuan pada leher, atau sakit kepala, dapat dilakukan pemeriksaan MRI
Seperti itulah informasi penyakit skoliosis, dari bayuajuzt.blogspot.com
semoga bermanfaat....
                                           BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT:

  1. PATOLOGI ATAU PENYAKIT CACING KREMI
  2.  PATOLOGI ATAU PENYAKIT DISPEPSIA
  3.  PATOLOGI ATAU PENYAKIT LEPTOSPIROSIS LENGKAP
  4.  MATERI ANATOMI LENGKAP-SISTEM SARAF PADA MANUSIA
  5.  MATERI LAB-PEMERIKSAAN DARAH LENGKAP
  6.  Patologi Sifilis
  7.  PATOLOGI Swine influensa swine (flu Babi)
  8.  PATOLOGI ATAU PENYAKIT EPISTAKSIS
  9.  PATOLOGI ATAU PENYAKIT KATARAK
  10.  PATOLOGI ATAU PENYAKIT BENIGNA PROSTATIC
  11.  PATOLOGI BATUK DARAH TERLENGKAP KEPERAWATAN
  12.  PATOLOGI FRAKTUR
  13.  MATERI PATOLOGI Hemorrhoids
  14.  MATERI PATOLOGI LENGKAP TENTANG BATU GINJAL
  15.  MATERI LENGKAP PATOLOGI HIPEREMESIS GRAVIDARUM
  16.  MATERI PATOLOGI AIDS/HIV LENGKAP
  17.  PATOLOGI ABSES KEPERAWATAN
  18.  PATOLOGI INFEKSI SUSUNAN SARAF PUSAT
  19.  PATOLOGI GAGAL JANTUNG
  20.  Patologi MIOKARDITIS
  21.  Materi Patologi Malformasi Anorektal
  22.  Patologi Hepatitis
  23.  Patologi Demam Berdarah Dengue
  24.  Patologi Epilepsi
  25.  Patologi Diabetes Militus
  26.  Patologi Hipertensi


























      Materi Patologi atau imlu penyakit Lebih Lengkap Klik Disini     

JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DIBAWAH INI!!!

3 Responses to "PATOLOGI ATAU PENYAKIT SKOLIOSIS LENGKAP KEPERAWATAN"

  1. Every weekend i used to go to see this web page, for the reason that i wish for enjoyment, since this this web site
    conations really good funny data too.

    Also visit my weblog: tabletki na odchudzanie

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you very much for your visiting here.
      Back again later OK!!
      8-)

      Hapus

Catatan:
1. Berkomentarlah dengan bahasa yg jelas dan mudah dimengerti.
2. Untuk menyisipkan gambar gunakan kode [img]Tulis URL gambar di sini[/img]
3. Untuk menyisipkan video gunakan kode [youtube]Tulis URL Video Youtube di sini[/youtube]
4. Untuk melihat kumpulan emoticon klik tombol emoticon dibawah ini.
Emoticon

Google+ Followers

Bagaimanakah web murah hati menurut anda?