Berita terkini edisi 12 Mei 2012-berita tentang sukoi terkini

frenssss, ketemu lagi sama saya,,, saya akan selalu berusaha menyajikan informasi-informasi yang menarik, dan pastinya bermanfaat bagi kalian, dan u gx usah kwatir atau gx pecaya ma mterinya.... sebab saya membuat postingan hanya dari buku-buku sumber yang sudah paten dan baku atau yang dapat dipercaya kesahan.nya...... jadi gx mungkin sampe nyamplirrrr.......
Sekarang kan lagi panass bnget tentang beritanya kapal sukhoi yang menabrak gunung salak..... karang saya informasikan tentang keadaan disana dan ini berita paling terkini.......
okeh boleh disimak dibawah............


» BeritaTerkini
12 Mei 2012 | Bayuajuzt.blogspot.com

Sukhoi Tabrak Gunung Tim SAR Pastikan Tak Ada yang Selamat
Jakarta
Kepala Badan SAR Nasional Daryatmo mengonfirmasi bahwa tim evakuasi gabungan telah berhasil menemukan 12 korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 dalam keadaan telah meninggal dunia. ''12 korban tersebut ditemukan di lokasi terjadinya kecelakaan (site crash) dan dapat diperkirakan semua penumpang telah meninggal,'' kata Daryatmo dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (11/5) kemarin.

Menurutnya, tim gabungan yang merupakan anggota dari Basarnas, TNI-AD, TNI-AU, Polri, dan masyarakat itu sedang berupaya untuk membawa 12 jenazah tersebut ke landasan helikopter yang telah dipersiapkan di Posko Cijeruk.

Dalam konferensi tersebut, Daryatmo juga mengatakan tim yang lain masih berusaha untuk mengevakuasi jenazah yang masih berada di lokasi kecelakaan. Tantangan terbesar yang dihadapi tim evakuasi adalah medan yang curam karena pesawat jatuh di lereng Gunung Salak di ketinggian lebih dari 5.000 mdpl dan kemiringan 80 derajat.

''Kami tidak bisa menurunkan tim terjun payung karena lokasi di lereng terjal, jika dipaksakan akan berakibat fatal bagi penerjun. Oleh karena itu, satu-satunya jalan evakuasi adalah dengan menuruni tebing menggunakan tali,'' katanya.

Dengan kondisi seperti itu, Daryatmo mengatakan tim evakuasi dapat memastikan bahwa tidak ada korban yang selamat. ''Kami mengucapkan dukacita sedalam-dalamnya kepada pihak korban dan mari berdoa untuk yang terbaik. Namun, sangat kecil kemungkinan bahwa masih ada penumpang yang selamat,'' katanya.

Suasana Haru

Tangis keluarga korban tak terbendung saat mengetahui para penumpang tewas dalam insiden tersebut. Suasana haru pun mewarnai Ruang Crisis Center Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (11/5) kemarin, tempat keluarga korban menunggu nasib kerabat mereka.

''Setelah kami melaksanakan operasi melalui darat pukul 10.00, tim telah berhasil menemukan 12 korban dalam kondisi telah meninggal,'' kata Daryatmo.

Mendengar pengumuman dari dua pejabat itu, keluarga korban menangis saling berpelukan meski identitas para korban yang ditemukan belum diketahui aparat berwenang.

Karena hari sudah menjelang malam dan cuaca yang tidak memungkinkan, Basarnas memutuskan untuk menghentikan evakuasi sementara dan melanjutkan kembali proses evakuasi Sabtu pagi ini.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban di Ruang Crisis Center, kemarin pagi. Kepada keluarga korban, Presiden menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas musibah yang terjadi.

Kepada Basarnas dan para pejabat, Presiden mengingatkan agar memberikan informasi yang jelas dan benar untuk menghindari isu yang menyesatkan. (bayu)


Tim Investigasi Rusia Sudah Tiba

Pemerintah Rusia mengirim tim yang terdiri atas 41 ahli investigasi untuk membantu proses investigasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100. ''Satu pesawat Rusia telah sampai di Indonesia dengan membawa 41 orang ahli investigasi. Satu pesawat lagi akan datang Sabtu ini untuk membawa perlengkapan investigasi,'' kata Menhub Mangindaan, Jumat (11/5) kemarin.
Menurutnya, kedatangan tim dari Rusia merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Vladimir Putin mengenai kerja sama penyelidikan penyebab kecelakaan Sukhoi Superjet 100 pada Rabu (9/5) di Gunung Salak.
Tim Rusia nantinya bekerja sama dengan pihak Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi tersebut. ''Pada intinya, tim Indonesia akan menjadi pemimpin penyelidikan ini dan tim dari Rusia hanya bersifat membantu dalam proses tersebut,'' katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Rusia Yury Slyusar yang menjadi ketua delegasi Rusia yang datang ke Jakarta, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Basarns dan KNKT untuk membahas program dan pembagian kerja dalam melakukan investigasi. Yury menambahkan, pesawat dari Rusia yang akan tiba di Jakarta, Sabtu (12/5) mengangkut 47 tentara Rusia dan perlengkapan investigasi. (bayu) 
 

Diduga Jenazah Pilot Ditemukan

TIM SAR dari Prajurit Marinir Pasmar-2 berhasil menemukan 8 dari 12 jenazah korban Sukhoi. Delapan jenazah tersebut pertama kali ditemukan pukul 10.20 WIB di koordinat 8896.4086 oleh tim pertama dari Tim SAR Marinir Dpp.
Letkol Mar. Oni Juniato yang ikut dalam tim SAR menyebutkan jenazah dalam keadaan tidak utuh, termasuk pilot pesawat naas tersebut. ''Masih banyak korban lain dan serpihan-serpihan pesawat, evakuasi mengalami kesulitan karena medan sulit berupa jurang dan tebing yang curam,'' kata Oni.
Sementara itu, enam kantong jenazah yang sekarang sudah berada di landasan heli di Puncak 1 Gunung Salak atau di ketinggian 2.211 Mdpl, akan langsung diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan menggunakan helikopter angkut tipe MI 71 milik TNI-AD.
Danrem 061 Badak Putih Kolonel Inf AM Putranto di Posko 1 Cipelang, Jumat (11/5) petang kemarin menyatakan saat ini sudah dievakuasi jenazah-jenazah dan dimasukkan dalam 12 kantong mayat, enam kantong di antaranya masih berada di dasar jurang dan enam sudah ada di landasan pacu. ''Kami belum tahu jumlah korbannya, tetapi ada di dalam 12 kantong,'' katanya.
Sekarang, katanya, tim sedang memikirkan bagaimana untuk bisa segera menarik enam kantong jenazah itu ke atas. (bayu) 

Kayu Terbakar dan Serpihan Daging

DUGAAN bahwa pasawat Sukhoi Superjet 100 tidak meledak saat menabrak lereng Gunung Salak akhirnya terbantahkan. Setelah tim evakuasi sampai ke lokasi, ternyata kayu di sekitar jatuhnya pesawat hangus terbakar.
Tim evakuasi dari Mapala UI dan Marinir juga menemukan potongan kecil daging yang diduga dari korban pesawat Sukhoi Superjet 100 di tebing lokasi jatuhnya pesawat tersebut di ketinggian 2.096 Mdpl di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (11/5) kemarin.
Salah seorang anggota Mapala UI yang ikut dalam tim evakuasi, Ridwan Hakim, mengaku dirinya menemukan serpihan daging di tebing yang berjarak sekitar 10 meter dari jalur pencarian antara Puncak 1 dan Puncak 2 sekitar pukul 10.15 WIB. ''Kami menemukan serpihan daging itu di slab di pinggiran tebing, untuk turun ke temuan itu harus menggunakan teknik rappeling,'' katanya.
Kondisi serpihan daging itu seperti terbakar dan diperkirakan pesawat itu meledak yang dapat dilihat dari kondisi pohon dan dedaunannya yang hangus. Untuk ke dasar jurang sendiri sekitar 400 meter dan bagian pesawat itu jatuh ke dalamnya. (bayu)


 



0 Response to "Berita terkini edisi 12 Mei 2012-berita tentang sukoi terkini"

Posting Komentar

Catatan:
1. Berkomentarlah dengan bahasa yg jelas dan mudah dimengerti.
2. Untuk menyisipkan gambar gunakan kode [img]Tulis URL gambar di sini[/img]
3. Untuk menyisipkan video gunakan kode [youtube]Tulis URL Video Youtube di sini[/youtube]
4. Untuk melihat kumpulan emoticon klik tombol emoticon dibawah ini.
Emoticon

Google+ Followers

Bagaimanakah web murah hati menurut anda?