Patologi Varisela




































 VARISELA

A. Definisi.
Varisela atau cacar air adalah infeksi akut dan menular pada kulit yang ditandai dengan vesikel dikulit.

B. Etiologi.
Varisela disebabkan oleh virus varicella atau Herpes virus varicella atau juga disebut virus varicella- zoster.

C. Epidemiologi.
Penularan virus ini melalui kontak dan percikan ludah. Dapat mengenai semua golongan umur termasuk neonates. Penderita dapat menularkan penyakit selama 24 jam sebelum timbul kelainan kulit. Kelainan kulit ini timbul sampai 6 – 7 hari kemudian. Varisela hanya diderita satu kali seumur hidup.

D. Patologi.
Vesikel terjadi di lapisan epidermis pada kulit.


Gambar 1.1. Vesikel pada lapisan epidermis.


E. Gambaran Klinis.
~ Masa inkubasi 13 sampai 17 hari.
Perjalanan penyakit ini dibagi dalam 2 stadium yakni:
Stadium Prodromal.
~ 24 jam sebelum kelainan kulit timbul, perasaan lemah, anoreksia. pusing, sakit kepala dan terdapat gejala panas, demam yang tidak begitu menonjol pada anak usia diatas 10 tahun.
Stadium Erupsi.
~ Dimulai dengan timbulnya papula kecil dan merah, yang berubah menjadi vesikel yang berisi cairan jernih dan mempunyai dasar eritematous. Permukaan vesikel tidak memperlihatkan cekungan ditengah. Isis vesikel berubah menjadi keruh dalam waktu 24 jam. Biasanya vesikel menjadi kering sebelum isinya menjadi keruh.
~ Dalam 3-4 hari erupsi tersebar, mula-mula didada lalu kemuka, bahu dan jarang terjadi pada anggota gerak. Yang khas pada varisela ini adalah berbagai macam ruam dapat ditemukan dalam satu saat. Erupsi ini desertai perasaan gatal.
~ Pada bentuk yang berat kelainan kulit timbul diseluruh tubuh.
~ 17 % dari anak yang dilahirkan wanita yang mendapat varisela ketika hamil maka akan mendapat kelainaan bawaan berupa bekas luka dikulit, berat badan rendah, kelumpuhan dan atropi tungkai, retardasi mental, atau kelainan mata dan lain-lain.
~ Ruam biasanya lebih banyak dibadan dibandingkan dengan di anggota gerak. Yang khas pada varisela ini adalah berbagai macam ruam dapat ditemukan dalam satu saat.




Gambar 1.2. A. Vesikel yang masih jernih. B. papulo vesikuler yang multiform















Gambar 1.3. Vesikel bisa mengenai seluruh tubuh.

F. Diagnosis.
Diagnose varisela dapat di tegakkan berdasarkan gambaran klinis dengan bentuk rash yang karakteristik, ( fluorosensi yang sifatnya papulo vesikuler yang multiform dan proses penjalarannya setrifugal).

G. Penatalaksanaan.
Perawatan:
~ Pasien dianjurkan mandi dengan air dan sabun. Kemudian dikeringkan dan diberikan bedak salisilat 1%, usahakan agar vesikel tidak pecah.
~ Cegah infeksi sekunder dengan menjaga personal hygiene seperti potong kuku dan mengganti pakaian dan alas tempat tidur sesering mungkin.
Pengobatan yang diberikan hanya bersifat simptomatis:
~ Bila panas tinggi dan nyeri diberikan paracetamol,
Bila ada infeksi diberikan antibiotic yang sesuai seperti amiksisilin 3 x 500 mg atau 25-50 mg / kg bb/ hari.
Pemberian asiklovir 200-400 mg 5x sehari pada awal penyakit selama 7 hari.

H. Komplikasi.
- Pneumonia varisela hanya terdapat sebanyak 0,8% pada anak.
- Bisa juga didapatkan komplikasi pada susunan saraf Ensefalitis,ataksia, tremor, kelumpuhan saraf muka. Pada penderita dengan komplikasi ensefalitis setelah sembuh akan dapat meninggalkan gejala sisa berupa retardasi mental, kejang, dan kelainan tingkah laku.

0 Response to "Patologi Varisela"

Poskan Komentar

Catatan:
1. Berkomentarlah dengan bahasa yg jelas dan mudah dimengerti.
2. Untuk menyisipkan gambar gunakan kode [img]Tulis URL gambar di sini[/img]
3. Untuk menyisipkan video gunakan kode [youtube]Tulis URL Video Youtube di sini[/youtube]
4. Untuk melihat kumpulan emoticon klik tombol emoticon dibawah ini.
Emoticon

Google+ Followers

Bagaimanakah web murah hati menurut anda?