Patologi Diare Non Spesifik





3. Diare Non Spesifik.

A. Definisi
Diare adalah keadaan buang-buang air dengan banyak cairan dan merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu atau gangguan lain.
Diare akut adalah buang air besar lembek/cair konsistensinya encer, lebih sering dari biasanya disertai berlendir, bau amis, berbusa bahkan dapat berupa air saja yang frekwensinya lebih sering dari biasanya.
Diare nonspesifik adalah diare yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit.

B. Penyebab
Penyebabnya adalah virus, makanan yang merangsang atau yang tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya.

C. Gambaran Klinis
 Demam yang sering menyertai penyakit ini memperberat dehidrasi. Gejala dehidrasi tidak akan terlihat sampai kehilangan cairan mencapai 4 – 5% berat
badan.
 Gejala dan tanda dehidrasi antara lain :
Rasa haus, mulut dan bibir kering
Menurunnya turgor kulit
Menurunnya berat badan, hipotensi, lemah otot
Sesak napas, gelisah
Mata cekung, air mata tidak ada
Ubun-ubun besar cekung pada bayi
Oliguria kemudian anuria
Menurunnya kesadaran, mengantuk
 Bila kekurangan cairan mencapai 10% atau lebih penderita jatuh ke dalam
dehidrasi berat dan bila berlanjut dapat terjadi syok dan kematian.

D. Diagnosis
Ditentukan dari gejala buang air besar berulang kali lebih sering dari biasanya dengan konsistensinya yang lembek dan cair.

E. Penatalaksanaan
 WHO telah menetapkan 4 unsur utama dalam penanggulangan diare akut yaitu:
Pemberian cairan, berupa upaya rehidrasi oral (URO) untuk mencegah maupun mengobati dehidrasi.
Melanjutkan pemberian makanan seperti biasa, terutama ASI, selama diare dan dalam masa penyembuhan.
Tidak menggunakan antidiare, sementara antibiotik maupun antimikroba hanya untuk kasus tersangka kolera, disentri, atau terbukti giardiasis atau amubiasis.
Pemberian petunjuk yang efektif bagi ibu dan anak serta keluarganya tentang upaya rehidrasi oral di rumah, tanda-tanda untuk merujuk dan cara mencegah diare di masa yang akan datang.
 Dasar pengobatan diare akut adalah rehidrasi dan memperbaiki keseimbangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu langkah pertama adalah tentukan derajat dehidrasi.














 Kemudian lakukan upaya rehidrasi seperti yang dilakukan terhadap dehidrasi karena kolera.
 Pada penderita diare tanpa dehidrasi: ( Terapi A )
Berikan cairan (air tajin, larutan gula garam, oralit) sebanyak yang diinginkan hingga diare stop, sebagai petunjuk berikan setiap habis BAB
o Anak < 1 thn : 50 – 100 ml o Anak 1 – 4 thn : 100 – 200 ml. o Anak > 5 tahun : 200 – 300 ml
o Dewasa : 300 – 400 ml
Meneruskan pemberian makanan atau ASI bagi bayi

 Pada penderita diare dengan dehidrasi ringan – sedang (Terapi B) :
Oralit diberikan 75 ml/kg BB dalam 3 jam, jangan dengan botol.
Jika anak muntah (karena pemberian cairan terlalu cepat), tunggu 5-10 menit lalu ulangi lagi, dengan pemberian lebih lambat (satu sendok setiap 2-3 menit).

 Pada penderita diare dengan dehidrasi berat ( Terapi C ) :
Diberikan Infus Ringer Laktat atau Nacl. Setiap 1-2 jam pasien diperiksa ulang,


F. Pencegahan.
- Pemberian Asi yang baik dan benar: bayi harus disusui secara penuh selama 4 – 6 bulan
- Memperbaiki makanan pendamping Asi: tambahkan minyaki, susu ikan/daging
- Mengunakan air bersih yang cukup: terlindung dari kontaminasi
- Mencuci tangan: sebelum makan,sesudah BAB dengan sabun
- Menggunakan jamban: memenuhi sarat kesehatan dan jarak lebih 10 meter dari sumber air
- Membuang tinja bayi yang benar: buang ke jamban atau dikubur sebab tinja bayi dapat menularkan penyakit.
- Anak diberi imunisasi campak : salah satu akibat penyakit campak adalah diare.

0 Response to "Patologi Diare Non Spesifik"

Posting Komentar

Catatan:
1. Berkomentarlah dengan bahasa yg jelas dan mudah dimengerti.
2. Untuk menyisipkan gambar gunakan kode [img]Tulis URL gambar di sini[/img]
3. Untuk menyisipkan video gunakan kode [youtube]Tulis URL Video Youtube di sini[/youtube]
4. Untuk melihat kumpulan emoticon klik tombol emoticon dibawah ini.
Emoticon

Google+ Followers

Bagaimanakah web murah hati menurut anda?