vitamin


Pengertian Vitamin
Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita.
Vitamin berdasarkan kelarutannya di dalam air :
- Vitamin yang larut di dalam air : Vitamin B dan Vitamin C
- Vitamin yang tidak larut di dalam air : Vitamin A, D, E, dan K atau disingkat Vitamin ADEK.

1. Vitamin A
- sumber vitamin A =
susu, ikan, sayuran berwarna hijau dan kuning, hati, buah-buahan warna merah dan kuning (cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain)
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A =
rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain.

2. Vitamin B1
- sumber yang mengandung vitamin B1 =
gandum, daging, susu, kacang hijau, ragi, beras, telur, dan sebagainya
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 =
kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.

3. Vitamin B2
- sumber yang mengandung vitamin B2 =
sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, susu, dan banyak lagi lainnya.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 =
turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya.

4. Vitamin B3
- sumber yang mengandung vitamin B3 =
buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 =
terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain

5. Vitamin B5
- sumber yang mengandung vitamin B5 =
daging, susu, sayur mayur hijau, ginjal, hati, kacang ijo, dan banyak lagi yang lain.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 =
otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain

6. Vitamin B6
- sumber yang mengandung vitamin B6 =
kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain.
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 =
pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.

7. Vitamin B12
- sumber yang mengandung vitamin B12 =
telur, hati, daging, dan lainnya
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 =
kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya

8. Vitamin C
- sumber yang mengandung vitamin C =
jambu klutuk atau jambu batu, jeruk, tomat, nanas, sayur segar, dan lain sebagainya
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C =
mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain

9. Vitamin D
- sumber yang mengandung vitamin D =
minyak ikan, susu, telur, keju, dan lain-lain
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D =
gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X.

10. Vitamin E
- sumber yang mengandung vitamin E =
ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan, havermut, dsb
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E =
bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll

11. Vitamin K
- sumber yang mengandung vitamin K =
susu, kuning telur, sayuran segar, dkk
- Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K =
darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya





Pengertian Vitamin adalah sekelompok  senyawa organik amina yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena vitamin berfungsi untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh (vitamin mempunyai peran sangat penting dalam metabolisme tubuh), karena vitamin tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Jika manusia, hewan dan ataupun makhluk hidup lain tanpa asupan vitamin tidak akan dapat melakukan aktivitas hidup dengan baik, kekurangan vitamin menyebabkan tubuh kita mudah terkena penyakit.
Nama Vitamin sendiri berasal dari gabungan kata bahasa Latin yaitu vita yang artinya “hidup” dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal
Untuk bisa mendapatkan asupan vitamin tidaklah sulit, bisa dikatakan kebanyakan makanan yang kita konsumsi setiap hari telah mengandung vitamin hanya saja mungkin kita tidak menyadari besar kecilnya kandungan vitamin yang kita konsumsi setiap hari.
Jenis Jenis vitamin
Jenis vitamin berdasarkan kelarutannya ada dua macam, yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air hanya ada dua yaitu Vitamin B dan C. Sedangkan vitamin A, D, E, dan K, mereka larut dalam lemak.

Cara kerja vitamin yang larut dalam lemak dan yang larut dalam air berbeda.
Vitamin yang larut dalam lemak : Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati. Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat dibutuhkan. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di dalam tubuh, sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya di dalam tubuh.

vitamin yang larut dalam air : Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, jenis vitamin larut dalam air hanya dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama aliran makanan. Saat suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh, vitamin yang terlepas akan masuk ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh. Apabila tidak dibutuhkan, vitamin ini akan segera dibuang tubuh bersama urin. Oleh karena hal inilah, tubuh membutuhkan asupan vitamin larut air secara terus-menerus.
Dibawah ini merupakan penjelasan jenis jenis vitamin, dan sumber makanan yang mengandung vitamin
Vitamin A
pengertian vitamin a - sumber vitamin a
Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh.[17] Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A, antara lain susu, ikan, sayur-sayuran (terutama yang berwarna hijau dan kuning), dan juga buah-buahan (terutama yang berwarna merah dan kuning, seperti
cabai merah, wortel, pisang, dan pepaya).
Apabila terjadi defisiensi vitamin A, penderita akan mengalami rabun senja dan katarak. Selain itu, penderita defisiensi vitamin A ini juga dapat mengalami infeksi saluran pernafasan, menurunnya daya tahan tubuh, dan kondisi kulit yang kurang sehat. Kelebihan asupan vitamin A dapat menyebabkan keracunan pada tubuh. Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain pusing-pusing, kerontokan rambut, kulit kering bersisik, dan pingsan. Selain itu, bila sudah dalam kondisi akut, kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kerabunan, terhambatnya pertumbuhan tubuh, pembengkakan hati, dan iritasi kulit.
Vitamin B
Secara umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh, terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. Hal ini terkait dengan peranannya di dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi. Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit). Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.

Vitamin B1
pengertian vitamin b1 - sumber vitamin b1
Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak. Bila terjadi defisiensi vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit kering dan bersisik. Tubuh juga dapat mengalami beri-beri, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan sistem saraf. Untuk mencegah hal tersebut, kita perlu banyak mengkonsumsi banyak gandum, nasi, daging, susu, telur, dan tanaman kacang-kacangan. Bahan makanan inilah yang telah terbukti banyak mengandung vitamin B1.

Vitamin B2
pengertian vitamin b2 - sumber vitamin b2
Vitamin B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia. Di dalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzim flavin mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid, sel darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit, rambut, dan kuku. Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, dan susu. Defisiensinya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, kulit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.

Vitamin B3
pengertian vitamin b3 - sumber vitamin b3
Vitamin B3 juga dikenal dengan istilah niasin. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak, dan protein. Di dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar dalam menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini. Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani, seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan. Akan tetapi, terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin ini dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang manis. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan tubuh mengalami kekejangan, keram otot, gangguan sistem pencernaan, muntah-muntah, dan mual

Vitamin B5
Vitamin B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme, seperti dalam reaksi pemecahan nutrisi makanan, terutama lemak. Peranan lain vitamin ini adalah menjaga komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan otak dan memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon tubuh. Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai jenis variasi makanan hewani, mulai dari daging, susu, ginjal, dan hati hingga makanan nabati, seperti sayuran hijau dan kacang hijau. Seperti halnya vitamin B1 dan B2, defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan bersisik. Selain itu, gangguan lain yang akan diderita adalah keram otot serta kesulitan untuk tidur.

Vitamin B6
pengertian vitamin b6 - sumber vitamin b6
Vitamin B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang esensial bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak, seperti spingolipid dan fosfolipid. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa asing yang berbahaya bagi tubuh. Vitamin ini merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah didapatkan karena vitamin ini banyak terdapat di dalam beras, jagung, kacang-kacangan, daging, dan ikan. Kekurangan vitamin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-pecah, keram otot, dan insomnia.

Vitamin B12
pengertian vitamin b12 - sumber vitamin b12
Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Oleh karena itu, vegetarian sering kali mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini. Vitamin ini banyak berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf, pembentukkan molekul DNA dan RNA, pembentukkan platelet darah. Telur, hati, dan daging merupakan sumber makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), mudah lelah lesu, dan iritasi kulit.

Vitamin C
pengertian vitamin c - sumber vitamin c
Vitamin C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Di dalam tubuh, vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya. Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan. Selain itu, vitamin C berperan dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam tubuh, seperti otot. Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan dan memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme patogen. Melalui mekanisme inilah vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis penyakit. Defisiensi vitamin C juga dapat menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada persendian. Akumulasi vitamin C yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal, gangguan saluran pencernaan, dan rusaknya sel darah merah

Vitamin D
pengertian vitamin d - sumber vitamin d
Vitamin D juga merupakan salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani, antara lain ikan, telur, susu, serta produk olahannya, seperti keju. Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet). Bila kadar vitamin D rendah maka tubuh akan mengalami pertumbuhan kaki yang tidak normal, dimana betis kaki akan membentuk huruf O dan X. Di samping itu, gigi akan mudah mengalami kerusakan dan otot pun akan mengalami kekejangan. Penyakit lainnya adalah osteomalasia, yaitu hilangnya unsur kalsium dan fosfor secara berlebihan di dalam tulang. Penyakit ini biasanya ditemukan pada remaja, sedangkan pada manula, penyakit yang dapat ditimbulkan adalah osteoporosis, yaitu kerapuhan tulang akibatnya berkurangnya kepadatan tulang. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh mengalami diare, berkurangnya berat badan, muntah-muntah, dan dehidrasi berlebihan.

vitamin E
pengertian vitamin e - sumber vitamin e
Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah hingga hati. Selain itu, vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Nilai kesehatan ini terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawa antioksidan alami. Vitamin E banyak ditemukan pada ikan, ayam, kuning telur, ragi, dan minyak tumbuh-tumbuhan. Walaupun hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal bagi tubuh, antara lain kemandulan baik bagi pria maupun wanita. Selain itu, saraf dan otot akan mengalami gangguan yang berkepanjangan.

Vitamin K
pengertian vitamin k - sumber vitamin k
Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Defisiensi vitamin ini akan berakibat pada pendarahan di dalam tubuh dan kesulitan pembekuan darah saat terjadi luka atau pendarahan. Selain itu, vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat.[25] Oleh karena itu, kita perlu banyak mengkonsumsi susu, kuning telur, dan sayuran segar yang merupakan sumber vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh.

Semoga penjelasan tentang pengertian vitamin, jenis jenis vitamin, dan juga sumber vitamin pada makan di atas bisa berminfaat untuk anda, agar lebih paham bagaimana menjaga kesehatan tubuh dengan memberi asupan vitamin yang cukup bagi tubuh.
nsur vitamin dalam tubuh kita mempunyai peranan penting. Apabila tubuh kita kekurangan salah satu vitamin maka kesehatan bisa terganggu. Tidak sedikit dari kita yang belum mengetahui banyak tentang vitamin. Mari kita mengenal lebih dekat dengan berbagai macam vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh beserta takaran konsumsi perharinya yang dianjurkan. Vitamin pada dasarnya terbagi dua jenis : yang larut dalam air dan lemak. Vitamin yang larut dalam air adalah semua jenis vitamin B dan vitamin C (asam askorbat), sedang vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E dan K.
Vitamin B1 (Thiamin)
Fungsi : Mencegah penyakit beri-beri, membantu pelepasan energi dari makanan, mempertahankan kesehatan susunan syaraf. Sumber : Sereal dari tepung gandum, beras putih dan merah, buncis, bayam, jeruk, susu, telur. Takaran yang dianjurkan : 1.5 mg/hari.
Vitamin B2 (Riboflavin)
Fungsi : Membantu pelepasan energi dari makanan, mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. Sumber : Sereal dari tepung gandum, susu, telur, sapi, salmon, asparagus, ayam, keju, brokoli, bayam, roti. Takaran yang dianjurkan : 1.7 mg/hari.
Vitamin B3 (Niacin)
Fungsi : Mencegah penyakit pellagra (kulit kasar bersisik), membantu melepaskan energi dari makanan, mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf, mempertahankan kesehatan rambut. Sumber : Sereal dari tepung gandum, tuna, salmon, ayam, kacang-kacangan, sapi. Takaran yang dianjurkan : 20 mg/hari.
Vitamin B5
Fungsi : Mencegah mati rasa pada jari-jari, membantu melepaskan energi dari makanan, mempertahankan kesehatan jaringan dan rambut Sumber : Hati ampela, telur, brokoli, ikan, ayam, yogurt, jamur, alpukat, kentang manis. Takaran yang dianjurkan : 10 mg/hari.
Vitamin B6 (Pyridoxin)
Fungsi : Mencegah kekeringan pada ujung bibir, membantu melepaskan energi dari makanan. membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim syaraf. Sumber : Pisang, ikan, ayam, kentang, bayam. Takaran yang dianjurkan : 2 mg/hari.
Vitamin B12 (Cyanocobalamin)
Fungsi : Membantu pembentukan sel darah merah/mencegah anemia, mempertahankan kesehatan sistim susunan syaraf. Sumber : Salmon, kepiting, sapi, telur, susu. Takaran yang dianjurkan : 6 mcg/hari.
Biotin
Fungsi : Mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. Sumber : Salmon, telur, hati, keju, alpukat Takaran yang dianjurkan : 400 mcg/hari
Asam Folat
Fungsi : Membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan. Sumber : Sayuran berdaun hijau, jeruk, beras, bayam Takaran yang dianjurkan : 400 mcg/hari
Vitamin C
Fungsi : Meningkatkan daya tahan tubuh, berfungsi sebagai anti oksidan yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas akibat polusi dan asap rokok, membantu penyembuhan luka, membantu peyerapan zat besi dan kalsium, mempertahankan kesehatan kulit dan jarinagn. Sumber : Jeruk, strawberry, anggur, tomat, brokoli, kentang. Takaran yang dianjurkan : 60 mg/hari
Vitamin A
Fungsi : Berperan penting dalam kesehatan mata, merpertahankan kesehatan kulit dan rambut. Sumber : Wortel, bayam, kentang, telur, mentega. Takaran yang dianjurkan : 5000 IU/hari
Vitamin D
Fungsi : Berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi, membantu pembekuan darah. Sumber : Ikan salmon dan sardin, udang, susu. Takaran yang dianjurkan : 400 IU/hari
Vitamin E
Fungsi : Mempertahankan kesehatan umum, mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. Sumber : Kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak jagung, wortel, alpukat. Takaran yang dianjurkan : 30 IU/hari
Vitamin K
Fungsi : Membantu pembekuan darah pada luka Sumber : Brokoli, bayam, daun bayam, minyak zaitun, minyak kacang kedelai. Takaran yang dianjurkan : 120 mcg/hari.
Macam-macam Gizi Dan Fungsinya
Dalam kehidupan manusia sehari-hari, orang tidak terlepas dari makanan, karena makanan adalah salah satu persyaratan pokok untuk manusia, disamping udara (oksigen). Empat fungsi pokok makanan bagi kehidupan manusia adalah untuk :
a. Memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan / perkembangan serta mengganti
jaringan tubuh yang rusak.
b. Memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari.
c. Mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral dan
cairan tubuh yang lain.
d. Berperan didalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Agar makanan dapat berfungsi seperti itu maka makanan yang kita makan sehari-hari tidak hanya sekedar makanan. Makanan harus mengandung zat-zat tertentu sehingga memenuhi fungsi tersebut, dan zat-zat gizi ini disebut gizi. Dengan perkataan lain makanan yang kita makan sehari-hari harus dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan.
Ilmu yang mempelajari atau mengkaji masalah makanan yang dikaitkan dengan kesehatan ini disebut ilmu gizi. Batasan klasik mengatakan bahwa ilmu gizi ialah ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelah sampai diubah menjadi bagian tubuh dan energi serta diekskresikan sebagai sisa. (Achmad Djaeni, 1987).
Dalam perkembangan selanjutnya ilmu gizi mulai dari pengadaan, pemilihan, pengolahan sampai dengan penyajian makanan tersebut. Dari batasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa ilmu gizi itu mencakup 2 komponen penting yaitu makanan dan kesehatan.
Untuk mencapai kesehatan yang optimal diperlukan makanan bukan sekedar makanan tetapi makanan yang mengandung gizi atau zat-zat gizi. Zat-zat makanan yang diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ini dikelompokkan menjadi 5 macam, yakni protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Fungsi-fungsi zat makanan itu antara lain sebagai berikut :
a. Protein
Protein diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (protein nabati) dan makanan dari hewan (protein hewani). Fungsi protein bagi tubuh antara lain :
- membangun sel-sel yang rusak.
- membentuk zat-zat pengatur seperti enziim dan hormon.
- membentuk zat inti energi (1 gram proteein kira-kira menghasilkan 4,1 kalori).
b. Lemak
Lemak berasal dari minyak goreng, daging, margarin, dan sebagainya. Fungsi pokok lemak bagi tubuh ialah :
- menghasilkan kalori terbesar dalam tubuuh manusia (1 gram lemak menghasilkan
9,3 kalori).
- sebagai pelarut vitamin A,D,E,K.
- sebagai pelindung terhadap bagian-bagiaan tubuh tertentu dan pelindung bagian
tubuh pada temperatur rendah.
c. Karbohidrat
Karbohidrat berdasarkan gugus penyusun gulanya dapat dibedakan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Fungsi karbohidrat adalah juga salah satu pembentuk energi yang paling murah, karena pada umumnya sumber karbohidrat ini berasal dari tumbuh-tumbuhan (beras, jagung, singkong, dan sebagainya) yang merupakan makanan pokok.
d. Vitamin-vitamin
Vitamin dibedakan menjadi 2, yakni vitamin yang larut dalam air (vitamin A dan B) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A,D,E,K).
Fungsi masing-masing vitamin ini antara lain :
1. Vitamin A berfungsi bagi pertumbuhan sel-sel epitel dan sebagai pengatur
kepekaan rangsang sinar pada saraf dan mata.
2. Vitamin B1 berfungsi untuk metabolisme karbohidrat, keseimbangan air dalam
tubuh dan membantu penyerapan zat lemak oleh usus.
3. Vitamin B2 berfungsi dalam pemindahan rangsang sinar ke saraf mata dan enzim
dan berfungsi dalam proses oksidasi dalam sel-sel.
4. Vitamin B6 berfungsi dalam pembuatan sel-sel darah dan dalam proses
pertumbuhan dan dalam proses pertumbuhan serta pekerjaan urat saraf.
5. Vitamin C berfungsi sebagai aktivator macam-macam fermen perombak protein
dan lemak, dalam oksidasi dan dehidrasi dalam sel, penting dalam
pembentukan trombosit.
6. Vitamin D berfungsi mengatur kadar kapur dan fosfor dalam bersama-sama
kelenjar anak gondok, memperbesar penyerapan kapur dan fosfor dari usus, dan
mempengaruhi kerja kelenjar endokrin.
7. Vitamin E berfungsi mencegah perdarahan bagi wanita hamil serta mencegah
keguguran dan diperlukan pada saat sel sedang membelah.
8. Vitamin K berfungsi dalam pembentukan protrombin, yang berarti penting dalam
proses pembekuan darah.

Fungsi vitamin adalah :

  1.   Sebagai kofaktor ( elemen pembantu ) untuk reaksi enzimatik
  2.   Regenerasi Kulit.
  3.   Penglihatan
  4.   Sistem Susunan Syarap
  5.  Pembekuan Darah

Vitamin ada yang mudah larut didalam lemak dan ada yang mudah larut di dalama air. Vitamin yang larut di dalam lemak adalah vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K. Sedangkan vitamin C, vitamin B adalah jenis vitamin yang larut di dalam air.

Sumber vitamin :
Sumber vitamin adalah sayuran dan buah-buahan segar yang kit akonsumsi setiap hari. Namun kadar vitamin dalam makanan tergantung dari jenis makanan, cara penyimpaan dan cara pengolahan.

  Vitamin A diproduksi oleh dua senyawa yang oleh tubuh diubah menjadi vitamin. Vitamin A yang berasal dari hewani ( provitamin A ) tersedia dalam bentuk retinol sedangkan yang berasal dari nabati tersedia dalam bentuk betakaroten. Betakaroten yang kita konsumsi pada usus halus diubah menjadi vitamin A.

 Vitamin tidak dapat diproduksi oleh tubuh tapi harus ditambahkan lewat makanan yang kita konsumsi. Maka tidak heran bila saat ini banyak dijual produk vitamin ataupun multivitamin di apotik dan toko obat. Salah satu vitamin yang umum dijual adalah vitamin B kompleks. Vitamin ini dijual dalam bentuk multivitamin, susu, dan makanan tambahan

Ubi banyak terkandung vitamin, serat dan mineral yang sangat berguna bagi tubuh seperti vitamin C, vitamin E, vitamin B, Kalium Perkataan vitamin telah diusulkan oleh seorang pakar biokimia yang berbangsa Poland pada tahun 1912.Vita di dalam bahasa Latin bemaksud kehidupan dan mine -amine adalah adalah kata tambahan dari amine; kerana pada masa itu ramai yang menyangka bahawa semua vitamin adalah amine dan sekarang kesalahan ini telahpun disedari.

Nilai memakan makanan tertentu bagi mengekalkan kesihatan telah diketahui lama sebelum vitamin dikenal pasti. Orang-orang Mesir purba tahu bahawa memberi pesakit makan hati akan membantu merawat rabun malam, yang kini diketahui akibat kekurangan vitamin A. Pada 1747, pakar bedah Scotland, James Lind menyedari bahawa makanan sitrus membantu menghalang beri-beri (scurvy),


penyakit yang mampu membawa maut di mana kolagen tidak terbentuk dengan sempurna, dan ciri-ciri yang muncul adalah luka lambat sembuh, pendarahan pada gusi, dan rasa sakit yang teruk. Pada 1753, Lind menerbitkan Treatise on the Scurvy. Hasil apa yang dijumpainya, bagaimanapun tidak diterima secara meluas. Sebagai contohnya, Dalam ekspedisi Artik Tentera Laut Di Raja pada abad ke 19, ia dipercayai secara meluas bahawa penyakit beri-beri boleh dihalang dengan kebersihan diri yang baik di atas kapal, senaman berkala, dan mengekalkan moral kaki-tangan kapal, bukannya dengan permakanan makanan segar. Ini mengakibatkan ekspedisi tentera laut itu masih diserang penyakit beri-beri. Ketika Robert Falcon Scott melakukan dua ekspedisinya ke Antartika pada awal abad ke-20, teori perubatan ketika itu ialah penyakit beri-beri diakibatkan oleh makanan dalam tin yang tercemar.

Gejala kekurangan vitamin pada manusia disebut “defisiensi”.  Defisiensi suatu vitamin tertentu akan menun-jukkan gejala khas yang mungkin disebabkan oleh karena tidak adanya vitamin tersebut dalam bahan makanan atau tersedia dalam jumlah yang memadai tetapi hanya sedikit yang diserap dalam sistem pencernaan.

Hal-hal yang menyebabkan vitamin pada bahan makanan hilang :

1.    Semakin lama bahan makanan disimpan akan semakin banyak vitamin yang hilang
2.    Terlalu lama mencuci bahan makanan di air
3.    Bahan makanan yang sudah dipotong-potong tidak langsung dimasak sehingga permukaan makanan bersentuhan dengan kotoran sehingga bisa tercemar.
4.    Pada proses pemasakan menggunakan suhu yang tinggi
5.    Menggunakan terlalu banyak air perebus waktu proses pemasakan sehingga banyak yang terbuang.

Kehilangan vitamin dalam pemasakan dapat dicegah dengan cara :

1.    Menggunakan suhu tidak terlalu tinggi
2.    Waktu memasak tidak terlalu lama
3.    Menggunakan air pemasak sedikit mungkin
4.    Memotong bahan makanan tidak terlalu kecil sehingga vitamin pada bahan makanan tidak banyak yang keluar.
5.    Panci harus ditutup pada saat memasak
6.    Sisa air perebus digunakan untuk masakan lain.

Vitamin A (Retinol)
Fungsi :
  • Merupakan “unsur” utama yang membuat Anda dapat melihat pada malam hari
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh
  • Menyediakan makanan untuk kulit, mata, rambut, kuku, selaput-selaput halus, dan kelenjar-kelenjar adrenalin
  • Mengatasi infeksi, membantu Anda menggunakan lemak-lemak yang baik dan meningkatkan fungsi hati dan tiroid Anda
  • Berperan dalam proses-proses penyembuhan dan pertumbuhan
  • Mengurangi stres
  • Membantu penglihatan menjadi jelas, menyokong pertumbuhan dan reproduksi
Ditemukan pada :
  • Kacang-kacangan, sayur-sayuran berwarna hijau dan oranye (kol, bayam, selada, wortel, dll), minyak nabati, telur, minyak hati ikan, hati
Vitamin B1 (Thiamin)
Fungsi :
  • Mempertahankan metabolisme karbohidrat menjadi normal
  • Menjaga berfungsinya sistem saraf
  • Membangun kekuatan otot yang baik untuk sistem peredaran darah, terutama hati
  • Mengurangi kelelahan
  • Membantu pencernaan
  • Melindungi sistem kekebalan
Ditemukan pada :
  • Kubis Brussels, selada, buncis, kacang polong, wortel, apel, aprikot, pisang, raspberry, jeruk besar, hazelnut, almond, gandum, beras, jagung manis, kuning telur, hati, kentang, jamur pengembang bir
Catatan : vitamin B1 cepat hilang dari tubuh Anda sehingga harus diganti setiap hari.
Vitamin B2 (Riboflavin)
Fungsi :
  • Merupakan unsur dasar untuk kesehatan rambut, kulit, dan kuku
  • Melindungi kelenjar-kelenjar adrenalin dari kerusakan yang disebabkan stres
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Untuk perawatan sel, terutama dalam proses penyembuhan luka
  • Untuk metabolisme tenaga
Ditemukan pada :
  • Selada, seledri, bayam, daun jelatang, buncis, kacang polong, kembang kol, aprikot, buah persik, buah prem, buah pir, almond, walnut, gandum hitam (Barley), beras, susu, telur (terutama kuning telur), ikan, hati, ginjal
Vitamin B3 (Niasin)
Fungsi :
  • Meningkatkan sistem peredaran darah
  • Sangat penting untuk metabolisme otak
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Berperan dalam kebanyakan proses yang terjadi dalam tubuh
  • Terdapat dalam setiap sel tubuh Anda yang jumlahnya 60 triliun
Ditemukan pada :
  • Kacang-kacangan, kacang kedelai, jamur pengembang bir, sereal wholegrain, ikan, unggas, hati, ginjal
Vitamin B5 (Asam Pantotenik)
Fungsi :
  • Mengurangi kadar racun dalam obat-obatan
  • Menambah kemampuan tubuh menanggung stres
  • Melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radiasi
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Untuk metabolisme tenaga
  • Sangat penting untuk pembentukan asetilkolin, zat yang dibutuhkan supaya ingatan berfungsi semestinya
Ditemukan pada :
  • Sereal wholegrain, berbagai tumbuhan polong, jamur pengembang bir, telur, unggas, hati ikan, ginjal
Vitamin B6 (Piridoksin)
Fungsi :
  • Vital untuk menghasilkan dan menjaga kesehatan DNA dan RNA (gen Anda)
  • Membantu pembentukan kolagen dan elastin
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Sangat penting untuk metabolisme lemak, gula, dan protein
Ditemukan pada :
  • Kacang-kacangan, kacang polong, kentang, selada, tomat, gandum wholegrain, beras merah, jamur pengembang bir, biji bunga matahari, hazelnut, kacang tanah, pisang, susu, kuning telur, ikan, daging tanpa lemak, hati
Vitamin B12 (Sianokobalamin)
Fungsi :
  • Membantu menjaga usus tetap sehat sehingga meningkatkan kerja pencernaan
  • Mensistesiskan asam nukleat
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh
  • Penting dalam metabolisme asam lemak dan protein
  • Merupakan unsur hakiki untuk memproduksi sel-sel darah merah
Ditemukan pada :
  • Kebanyakan sayur-sayuran mentah, gandum wholegrain, jamur pengembang roti, biji gandum, susu, keju, tiram, kerang, ikan sardin, ikan herring, ikan salmon, hati, ginjal
Vitamin C (Asam Askorbat)
Fungsi :
  • Pembantu utama dalam pembentukan urat-urat yang tugasnya membantu kaitan-kaitan, gigi, dan tulang
  • Memperkuat dinding saluran darah
  • Membantu mempercepat proses penyembuhan luka
  • Sebagai antioksidan alamiah
  • Mencegah penyakit demam, penyakit hati koroner, engsel-engsel yang bengkak dan terasa sakit, sambil melawan efek racun obat-obatan
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Terlibat secara luas dalam hampir semua fungsi tubuh
Ditemukan pada :
  • Brussels sprout, merica, curly kale, brokoli, sayuran mentah lain yang berwarna hijau, tomat, walnut segar, stroberi, jeruk, lemon, jeruk besar, rosehip, kentang, bawang merah, salad dandelion
Catatan : vitamin C larut dalam air dan mudah sekali hilang dari tubuh. Harus diganti setiap hari untuk mencapai kesehatan yang optimal
Vitamin D
Fungsi :
  • Sangat penting untuk proses absorpsi kalsium sehingga sangat penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang-tulang yang sehat
  • Mengatur metabolisme kalsium dan fosfat
  • Menjadi pengirim sinyal-sinyal dan penata keteraturan
Ditemukan pada :
  • Sinar matahari, sebagaian besar sayuran berwarna hijau, biji sereal, ragi, susu, mentega, kuning telur, minyak hati ikan, ikan tuna, ikan salmon
Vitamin E (Tokoferol)
Fungsi :
  • Menjadi kekuatan utama dalam perkembangan fungsi-fungsi reproduksi yang sehat
  • Sangat penting untuk perlindungan terhadap ibu dan anak selama kehamilan
  • Sebagai antioksidan alamiah yang merangsang metabolisme sel-sel kulit
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Penting sehingga prokreasi berfungsi normal
  • Memainkan berbagai peran dalam tubuh
Ditemukan pada :
  • Sebagaian besar sayuran berdaun hijau, minyak nabati, minyak biji gandum, minyak kedelai, kacang tanah, semua jenis gandum sereal
Vitamin F (Asam Lemak Esensial)
Fungsi :
  • Vital untuk sistem peredaran darah karena membantu mengurangi kolesterol yang terlalu banyak
  • Mencegah penyakit jantung dan arteriosklerosis
Ditemukan pada :
  • Sebagian besar gandum dan biji-bijian, terutama biji rami
Vitamin H (Biotin)
Fungsi :
  • Membantu sistesis asam lemak dan glukosa
  • Membantu merawat kesehatan kulit
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan lemak
Ditemukan pada :
  • Ragi, hati, kuning telur, kacang kedelai, beras merah
Vitamin K
Fungsi :
  • Sangat penting dalam proses pembekuan darah sehingga menjadi faktor utama dalam pertahanan melawan luka pada sistem peredaran darah
  • Penting dalam fungsi hati
  • Menyediakan energi ekstra untuk sel-sel tubuh
Ditemukan pada :
  • Sayuran hijau dengan daun keriting, kubis hijau, bayam, daun jelatang, yoghurt, susu, telur, minyak hati ikan


















1. Vitamin A
Fungsi:
menunjang pertumbuhan tulang dan kesehatan mata, kulit dan gusi, membantu membran mucous (selaput yang melindungi organ tubuh tertentu dan mengeluarkan lendir, misal: di mata, di paru-paru, perut dan sebagainya) agar tetap tahan terhadap iritasi dan infeksi.
Sumber
Wortel, sayuran hijau, brokoli, susu, keju, ikan salmon, aprikot, buah persik, dsb.

2. Vitamin B-kompleks
Fungsi:
Menunjang sistem saraf yang sehat, jaringan dan kullit; membantu menghasilkan sel-sel darah merah dan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein agar menghasilkan energi.
Sumber:
daging merah, ekstrak ragi, produk susu, telur, kacang, pisang, biji-bijian, roti gandum, ikan nasi, serat dan kentang.

3. Vitamin C
Fungsi:
menunjang kulit, tulang, dan sendi yang sehat. meningkatkan absorbsi zat besi; membantu tubuh mengatasi stress dan melawan infeksi.
Sumber:
buah jeruk, blackcurrant, lada hijau, brokoli, kol dan kentang.

4. Vitamin D
Fungsi
menunjang tulang dan gigi yang kuat, mengatur penyerapan fosfor dan kalsium.
Sumber
telur, produk susu, margarin, minyak ikan, sinar matahari pagi juga meningkatkan kadar vitamin D.

5. Vitamin E
Fungsi
menunjang sirkulasi darah yang sehat, sistem reproduksi dan saraf, menguatkan otot, meningkatkan stamina dan menurunkan tekanan darah.
Sumber
almond, zaitun, minyak bunga matahari, telur, produk susu, sereal gandum, brokoli, wortel, seledri, apel, alpukat

6. Vitamin K
Fungsi:
menghasilkan zat penggumpal darah yang mencegah pendarahan.
Sumber:
daging tanpa lemak, brokoli, bayam, tomat, kacang, bubur gandum, alpukat, juga dihasilkan oleh bakteri yang ada di dalam usus.





















>> Sabtu, 29 November 2008
BAB I

PENDAHULUAN



A. LATAR BELAKANG

Mengapa setelah sebelumnya hampir semua pihak, berlomba-lomba mengatasi situasi kekurangan vitamin A di dunia, tiba-tiba muncul peringatan bahaya kelebihan vitamin A? Penyebabnya adalah tingginya kasus penyakit kerapuhan tulang atau osteoporosis di kalangan warga negara maju. Di Amerika Serikat saja, institut kesehatan nasional melaporkan, lebih dari 10 juta warganya menderita gejala kerapuhan tulang. Sekitar 80 persen penderitanya adalah wanita. Sekitar 18 juta warga Amerika lainnya, menderita gejala berkurangnya kerapatan tulang, yang menunjukan perkembangan awal dari osteoporosis.

Dalam penelitian memang ditemukan, penyebabnya bermacam-macam dan bukan hanya akibat kelebihan vitamin A saja. Ada yang merupakan penyakit genetis, kurang konsumsi kalsium, akkibat kebiasaan merokok atau juga konsumsi alkohol secara berlebihan. Namun beberapa tahun belakangan, para peneliti memusatkan perhatian pada kaitan antara kelebihan vitamin A dengan risiko kerapuhan tulang. Pemicunya, adalah konsumsi vitamin A.

B. TUJUAN

1. Mengatahui akibat dari kekurangan vitamin.
2. Mengetahui akibat dari konsumsi vitamin yang berlebihan.



C. MANFAAT

1. Dapat membantu diri sendiri untuk menghindari timbulnya penyakit akibat kekurangan vitamin
2. dapat membantu diri sendiri untuk menghindari timbulnya penyaklit akibat konsumsi vitamin yang berlebihan.



























BAB II
DATA DAN ANALISIS


A. DEFINISI
Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita.
B. AKIBAT DARI KEKURANGAN VITAMIN
1. Vitamin A
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A yaitu Keratomalasia, kulit pucat, kering rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain.
2. Vitamin B1
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 yaitu kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.
3. Vitamin B2
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 yaitu turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya
4. Vitamin B3
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 yaitu terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain



5. Vitamin B5
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 yaitu otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain
6. Vitamin B6
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 yaitu pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.
7. Vitamin B12
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 yaitu kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya
8. Vitamin C
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C yaitu sisitem imun kurang, sariawan, kurangnya daya pikir, mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain
9. Vitamin D
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D yaitu gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X.
10. Vitamin E
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E yaitu bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll
11. Vitamin K
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K yaitu darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya.




C. AKIBAT DARI KELEBIHAN MENGKONSUMSI VITAMIN
1. Vitamin A
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin A yaitu Keracunan hatiKulit kering, Rambut rontok, Efek Teratologikal, Osteoporosis (suspected, long-term)
2. Vitamin B1
Pemakaian thiamin yang melebihi normal mempengaruhi sistem syaraf. Hal ini karena reaksi hipersensitif yang dapat berpengaruh pada kelelahan, sakit kepala, sifat lekas marah dan susah tidur. Sistem darah dapat terpengaruh, karena denyut nadi menjadi cepat.Vitamin B2
3. Vitamin B3
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin B3 yaitu Niasin dalam jumlah yang besar dapat menjadi racun pada sistem syaraf, lemak darah dan gula darah. Gejala – gejala seperti muntah, lidah membengkak dan pingsan dapat terjadi. Lebih lanjut, hal ini dapat berpengaruh pada fungsi hati dan dapat mengakibatkan tekanan darah rendah, Pusing, mual, ataksia,neuropati perifer.
Sedangkan untuk vitamin B12 tidak ada gejala keracunan yang berhubungan dengan vitamin B12
4. Vitamin C
Gejala keracunan vitamin C adalah mual, kejang perut, diare, sakit kepala, kelelahan dan susah tidur. Hal ini juga dapat mengganggu tes medis, atau menyebabkan buang air kecil yang berlebihan dan membentuk batu ginjal.
5. Vitamin D
Jangan makan vitamin D secera berlebihan kerana dapat merusak ginjal dan hati.Di Indonesia sebenarnya seseorang tidak perlu menembah konsumsi vitamin D kerana di Indonesiacukup banyak sinar matahari.Kulit dapat memprroduksi vitamin D bila terkena Sinar ultra violet dari matahari

6. Vitamin E
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin E yaitu bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, vitamin ini diduga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, demikian dilaporkan sebuah riset yang dipublikasikan awal Februari ini.Penelitian di Amerika Serikat yang melibatkan 77 ribu partisipan mengindikasikan bahwa mengonsumsi 400 miligram per hari dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko kanker hingga 28 persen, khususnya di antara para perokok.



BAB III
PENUTUP


A. KESIMPULAN
Vitamin memang merupakan elemen yang penting bagi kesehatan dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu setiap orang harus memperhatikan pentingnya manfaat vitamin. Akan tetapi suplay vitamin dalam tubuh kita juga tetap harus diperdulikan dengan mengatur asupan vitamin ke dalam tubuh kita.
B. SARAN
Memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin memang merupakan suatu hal yang sangat penting, akan tetapi lebih penting lagi jika kita mengetahui jumlah kebutuhan tubuh kita akan konsumsi vitamin. Setiap hal harus dilakukan dengan seimbang. Misalnya saja saat kita membuat kopi atau teh, jika gula yang di berikan kurang, maka rasanya pun tidak enak, sedangkan jika terlalu banyak diberikan gula, maka rasanya pun menjadi terlalu manis dan tetap tidak enak. Begitu pula dengan tubuh kita saat mengkonsumsi suatu vitamin seperti yang telah penulis jelaskan pada Bab II.

1 Response to "vitamin"

Catatan:
1. Berkomentarlah dengan bahasa yg jelas dan mudah dimengerti.
2. Untuk menyisipkan gambar gunakan kode [img]Tulis URL gambar di sini[/img]
3. Untuk menyisipkan video gunakan kode [youtube]Tulis URL Video Youtube di sini[/youtube]
4. Untuk melihat kumpulan emoticon klik tombol emoticon dibawah ini.
Emoticon

Google+ Followers

Bagaimanakah web murah hati menurut anda?